Book Review

Book Review: Ranah 3 Warna

Judul Buku                : Ranah 3 Warna

Pengarang                : A. Fuadi

Penerbit                    : Pt Gramedia Pustaka

Tahun Terbit            : 2010

Masih terkena pengaruh pesona buku Negeri 5 Menara yang saya baca minggu lalu di rumah, saya lantas bergegas ke toko buku Gramedia untuk membeli buku lanjutan dari trilogi tersebut. Saya yang sudah bertahun-tahun tidak membeli buku bacaan, akhirnya mengantongi satu buku yang bahkan terbitnya pun sudah tahun lalu. Hehe.

Ranah 3 Warna merupakan kelanjutan kisah seorang Alif Fikri, anak kurang mampu dari Kampung Bayur Danau Maninjau Sumatera Utara yang baru saja lulus dari Pondok Madani Jawa Timur. Menimba ilmu di sekolah yang tidak memberikannya mata pelajaran seperti layaknya sekolah umum dan bahkan tidak memberikannya ijazah untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, Alif harus berjuang mati-matian untuk bisa mengikuti ujian persamaan SMA dan tentu saja ujian UMPTN yang hanya tinggal beberapa bulan lagi. Banyak sekali orang yang pesimis dengan ambisinya ini, namun Alif tetap percaya Man Jadda Wajada- siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Dan benar saja, meskipun nilainya rata-rata dan meskipun dia harus membanting setir dari cita-citanya masuk jurusan IPA ke jurusan IPS, Alif akhirnya bisa lulus ujian persamaan SMA dan diterima di Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjajaran. Namun tetap, ini bukanlah akhir dari semua perjuangan Alif. Justru kehidupan Alif semasa kuliah ini lah yang menjadi inti dari buku Ranah 3 Warna ini. Semasa kuliah di Unpad ini Alif didera banyak sekali cobaan termasuk kematian ayahanda yang sangat dia sayang yang membuatnya harus mencari uang sendiri untuk bisa bertahan hidup di Bandung. Menumpang kamar dan juga menumpang komputer Randai temannya justru menimbulkan konflik antara dua sahabat yang dekat sejak kecil ini. Alif pun terpaksa pindah kos dan berjuang sendirian untuk hidup. Cobaan berat selama kuliah yang bahkan sampai membuatnya terkena tipes  hampir satu bulan karena bekerja serabutan ini itu dan makan sebatas bubur cair membuatnya tersadar bahwa mantra ‘man jadda wajada’ yang selama ini dipercayanya tidak cukup ampuh untuk membuatnya bisa hidup. Ternyata antara man jadda wajada dan cita-citanya itu ada jarak yang mungkin hanya sejengkal tapi mungkin juga berkilo-kilo. Satu mantra yang bisa menutup jarak ini adalah mantra man sabara zhafira- siapa bersabar akan beruntung. Dan benar saja, keringat Alif di awal-awal kuliahnya berbuah manis. Tidak hanya dia akhirnya dipercaya menjadi kontributor tulisan di koran seperti yang dia cita-citakannya tetapi dia juga ternyata berhasil menggapai mimpinya bersama sahibul menara dulu ketika di Pondok Madani, yaitu pergi ke Amerika. Tidak dinyana, sepatu buluk hitam satu-satunya peninggalan ayahnya ini telah mengantarnya ke tiga ranah yang berbeda selama kuliahnya, yaitu Bandung di negaranya sendiri, Yordania dan Kanada. Selama perjalanan ini banyak hal menyenangkan termasuk kisahnya bersama seorang gadis bernama Raisa. Akankah Alif dapat menggapai hati Raisa pujaannya? Silakan baca sendiri di bukunya. Hehe.

Membaca buku kedua ini saya melihatnya kurang semenarik buku pertama. Mungkin lebih karena bagi saya cerita kehidupan di pondok itu benar-benar sesuatu yang sangat baru sehingga saya sangat tertarik membacanya sementara kehidupan kuliah seperti exchange merupakan hal yang tidak jauh beda yang baru saja saya dan teman-teman saya rasakan. Absennya sahibul menara yang menjadi tokoh utama buku pertama juga cukup mengecewakan saya. Dan terlepas dari penilaian saya terhadap buku tersebut, saya agak gimana juga sekarang dengan tokoh Alif yang awalnya terlihat baik tapi di buku kedua tumbuh menjadi anak yang sangat ambisius dan terkesan kompetitif bahkan dengan sahabatnya sendiri. But afterall, this book is worth reading=)

Discussion

3 thoughts on “Book Review: Ranah 3 Warna

  1. sekuel kedua after N5M ^_^

    Posted by Mouzzi Ya Hayyu | February 23, 2012, 6:11 am
  2. punya link downloadnya ga? yang persi ebooknya…

    Posted by ade muhtar | May 19, 2012, 4:18 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 10 other followers

%d bloggers like this: