Other Scratches

Insightful Day: 1st Community Service and 1st Balinese Gamelan

Sepertinya ini pertama atau sedikit kalinya hari saya benar-benar efektif. Dimulai dari community service di pagi hari, kuliah, belajar di perpus dan bermain gamelan. Follow the story.

Community Service in NUH

Sebagai bagian dari syarat beasiswa kami di NUS, kami harus memenuhi 15 jam community service dalam satu semester ini. Saya sendiri tidak menganggap ini beban karena saya memang orangnya tidak bisa diam, suka involved ini itu, jadi ya menikmati saja.

Kebetulan saya mendapat jatah di National University Hospital. Dibawah program Friends of NUH, kami mendapat tugas untuk menemani anak-anak yang sakit di rumah sakit tersebut. Untuk hari Senin di Klinik Anak dan untuk hari Sabtu di Bangsal Anak. Disatu sisi saya merasa takut juga dealing dengan anak-anak dalam kondisi tidak sehat, tapi disisi lain saya tertantang. Halo, saya juga akan jadi ibu bukan nantinya? Jadi itung-itung belajar lah. Haha.

Hari pertama ini cukup membingungkan buat saya, karena saya pindahan dari sesi hari Sabtu dan tidak mengenal siapapun di sesi ini.Lebih tepatnya, saya tidak mengetahui detail tugas yang harus saya lakukan. Saya mengalami kesulitan log in, mencari peralatan dan mencari lokasi. terlebih hanya dua orang saja yang datang, saya dan ketua, jammie. I dont know that it turn out to be so much fun and times goes by so fast.

Berlokasi di ruang tunggu klinik anak A, kami membawa peralatan mewarnai, board game tentang alam yang tidak kami ketahui cara mainnya, dan buku cerita. Mulanya agak bosan karena hanya ada dua anak disana, tetapi semakin siang semakin banyak anak yang berdatangan. Mereka semua berbeda variasi. Zami misalnya, dia anaknya amat sangat menyenangkan, friendly dan mudah bergaul. Cuma dia nggak pernah mau memberitahu namanya siapa. Katanya, dia juga tidak mau kalau ditanya nomor telponnya. Haha, dasar, siapa juga yang mau telpon dia. Andrew tidak kalah ramah. Bahkan dia sangat betah bersama kami sampai cuek saja diancam ditinggal orang tuanya pulang. haduh, haduh, dasar. Saya sangat senang dengan kemauannya mendengarkan dan belajar. Tapi tidak semua anak semenyenangkan Zami ataupun Andrew. Ada tigas bersaudara Akabar, Sinran dan entah siapa yang hiperaktif banget, kemudian ada anak yang pendiam, pemalu dan hanya berbahasa China, ada juga yang benar-benar tidak berkata apapun dan masih banyak lagi. Seru bermain bersama mereka. Saya jadi sedikit tahu bagaimana caranya bermain board game friendly or dangerous for nature. Dan kalau saya boleh bersantai sedikit, saya amat sangat pingin membaca itu buku bacaan anak-anak..huaa, kayaknya bagus-bagus. Sampe saya nyaris membeli buku cerita anak-anak seratusan ribu rupiah. Untung saya sadar prospek menikah masih buram.

Gamelan Bali

Mari beranjak dari NUH ke Conservatory. Sore ini teman saya mengajak saya untuk datang ke latihan gamelan Bali di sekolah musik tersebut. Saya sih ayok ayok aja karena terlepas fakta bahwa saya sama sekali tidak bisa bermain gamelan, saya sangat tertarik dengan budaya. Sudah lama juga pingin belajar.

Akhirnya dengan PD, kami sampai di Ruang Gamelan. Di sekolah ini ada dua sesi latihan, gamelan jawa dan gamelan Bali tiap minggunya. Coba ada tariannya juga ya. Hehe, mesti mupeng banget tuh. Anyway, masuk disini kami berasa benar-benar lost, sepertinya mereka disini sudah jago-jago. Saya melihat temannya teman saya disana. Kaget, tapi tidak akan saya bahas disini. Haha. Yang lebih penting, kami kaget karena karena ternyata mereka hendak perform akhir Maret ini. wadoh. kok menyeramkan. Mana kami malu lagi jadi orang Indonesia yang sama sekali tidak tahu instrumennya sendiri. Afterall, yang terpenting adalah saya belajar disini. Tidak peduli darimana, dengan siapa, yang penting saya bisa mendapatkan ilmu dan lebih mendekatkan pada budaya sendiri.

So much fun tonight.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 10 other followers

%d bloggers like this: