Special Events

Biennale, Teater PRT, dan Festival India

Salah satu alasan utama mengapa saya sangat menyukai Yogyakarta adalah karena energi kehidupan yang dimilikinya. Sabtu malam lalu saya sangat terkesima dengan banyaknya acara budaya yang digelar di berbagai tempat yang kebetulan saya lewati malam itu. Bahkan dalam satu malam tersebut, terdapat tiga acara besar yang digelar di kompleks TBY Yogyakarta, yaitu Teater Para Pekerja Rumah Tangga, Biennalle X dan Festival India. What an amazing place !

Biennale X

Biennalle merupakan acara dua tahunan pagelaran seni rupa yang diselenggarakan di beberapa kota termasuk Yogyakarta. Dalam acara akbar bertema Jogja Jamming ini, berbagai karya seni rupa hasil pelukis lokal, nasional maupun internasional dipamerkan di beberapa titik utama kota Yogyakarta. Acara yang berlangsung dari tanggal 11 Desember hingga 10 Januari ini dibuka langsung oleh direktur acara, Butet Kartaredjasa di halaman Taman Budaya Yogyakarta diiringi kata sambutan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Jero Wacik. Jujur, ini pertama kalinya saya datang ke acara Biennale dan tertarik dengan apa yang disajikan. Ada banyak karya lukis yang sangat bagus dan menyita perhatian. Namun satu hal yang masih membuat saya penasaran hingga saat ini, dan saya baru menyadarinya karena teman saya menanyakan hal itu, adalah dijadikannya Ronald McD sebagai media utama ’corat-coret’ para seniman kita. Jika anda sempat berkunjung kesana, Anda akan melihat terdapat banyak patung Ronald McD dengan berbagai riasan yang sangat berbeda satu sama lain. Ada Ronald yang penuh tumbuhan menjalar berdiri disamping rak penjual jajanan pasar, ada yang tubuhnya berjamur dan masih banyak lagi. Entahlah. Meskipun pertanyaan itu terkesan retoris karena saya langsung memiliki pikiran tertentu tentang hal tersebut, saya tidak ingin membuat penilaian dini =) Misalnya saja, saya sangat mengerti maksud patung Ronald McD dengan tulisan ‘sampai ketemu di Irak’. Namun saya masih tidak mengerti dan merasa tersinggung karena kostum yang dipakai Ronald tersebut adalah celana bermotif bola dan jaket merah Emirates yang identik dengan tim favorit saya, Arsenal !!!

Oke, mari kita tinggalkan Biennale dan menuju concert hall Societet untuk menyaksikan Festival India.

Festival India

Sebenarnya acara ini lah menjadi alasan utama kedatangan saya ke Taman Budaya malam itu. Sudah lama saya tertarik untuk melihat festival kebudayaan India yang dimulai sejak bulan November ini. Namun baru tadi malam berkesempatan datang untuk melihat agenda yang kebetulan adalah Instrumental Classical negara Asia Selatan tersebut. Sangat menarik. Meskipun kami datang terlambat satu jam malam itu, kami masih bisa menikmati sajian musik yang dimainkan oleh pemusik handal dari India, Vishwa Mohan Bhatt beserta dua temannya. Jujur saya kurang tahu mengenai alat musik India yang mereka mainkan, namun mereka memainkannya dengan handal sehingga mendapatkan standing ovation dari para penonton hingga pukul 21.30 acara selesai.

What a great night ! =)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 10 other followers

%d bloggers like this: